opusisv-logo

salesenquiry@opusisv.com

Our E-Mail Support

(+62) 812 86 86 086

Customer Support Services

Menara Hijau

Our Location

Instalasi Apache dan PHP

Instalasi apache dan PHP, dalam pengembangan sebuah website, dibutuhkan sebuah direktori untuk menyimpan dan menjalankan website tersebut yang disebut sebagai Web Server. Didalam sebuah Web Server ada komponen – komponen yang berperan penting yang mendukung kinerja sebuah Web Server.

Pada artikel ini, Anda akan belajar tentang bagaimana memasang sebuah Web Server di server atau komputer yang akan anda gunakan. Sebelum masuk ke instlasi apache dan php, mari kita mengenal apa itu web server, apache dan PHP.

Pengenalan pada artikel Instalasi Apache dan PHP

1. Web Server

Apa itu web server? Web Server adalah sebuah software yang berfungsi untuk menerima dan melayani permintaan yang dikirimkan user melalui browser kemudian ditampilkan kepada user sesuai dengan permintaan yang dikirimkan ke server. Bisa dikatakan web server merupakan pusat kontrol yang berfungsi untuk memproses permintaaan yang diterima dari browser.

Mengapa demikian? Karena sebuah server fisik atau server virtual yang digunakan untuk menyimpan data website seperti HTML dokumen, gambar, file CSS stylesheets, dan file JavaScript juga bisa disebut sebagai web server. Sedangkan Web Server berbasis software berfungsi sebagai pusat kontrol untuk memproses permintaan yang diterima dari browser dan menampilkan sesuai dengan permintaan.

2. Apache

Apache diluncurkan pada tahun 1995 dan menjadi web server populer sejak satu tahun kemudian sampai dengan saat ini. Jadi web server ini sudah ada lebih dari 20 tahun dan sampai dengan saat ini Apache Web Server dikelola oleh Apache Software Foundation.

Sama halnya web server pada umumnya, Apache adalah sebuah perangkat lunak web server yang menghubungkan antara server dengan user (browser). Jika anda mengakses sebuah website melalui URL di browser kemudian muncul tampilan website, bisa jadi itu merupakan hasl kerja dari Apache.

3. PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman server side scripting yang bersifat open source.

Sebagai sebuah scripting language, PHP menjalankan instruksi pemrograman saat proses runtime. Hasil dari instruksi tentu akan berbeda tergantung data yang diproses

PHP merupakan bahasa pemrograman serveer-side, maka script dari PHP nantinya akan diproses di server. Jenis server yang sering digunakan bersama dengan PHP antara lain Apache, Nginx, dan LiteSpeed.

Sekian adalah penjelasan secara singkat apa itu Web Server, Apache dan PHP. Pada artikel ini akan memberikan tutorial instalasi Apache dan PHP pada Windows Server 2012 R2 64 bit. Tahap selanjutnya adalah melakukan persiapan apa saja yang diperlukan sebelum melakukan proses instalasi.

Persiapan untuk instalasi Apache dan PHP

Sebelum melakukan proses instalasi, anda perlu mendownload versi Apache dan PHP terlebih dahulu. Pada artikel instlasi Apache dan PHP saya akan menggunakan versi Apache dan PHP :

  • Apache 2.4 64 Bit, sesuaikan dengan OS (Operation System) yang anda gunakan. pada tutorial ini saya menggunakan Windows Server 2012 64 bit, jadi versi Apache yang saya pilih juga 64 bit. Link Download
  • PHP 5.6.20, pastikan yang anda download adalah thread safe. cara membedakan nya adalah pada saat memilih, bila nama file ada tulisan “nts” maka itu adalah non thread safe, jadi pastikan memilih file yang tidak ada tulisan “nts”. Link Download

Jika anda sudah mendownload versi Apache dan PHP yang anda butuhkan, ada beberapa software yang perlu di install sebelum melakukan instalasi Apache dan PHP ini, yaitu :

  • Install C++ Redistributable Packages Visual Studio 2015 (Note: anda dapat menggunakan versi 2017 atau 2019), Link Donwload
  •  Install C++ Redistributable Packages Visual Studio 2013, Link Download
Jika anda sudah selesai menginstall software – software di atas, pastikan untuk software – software yang diinstall sesuai dengan OS yang anda gunakan. maka anda sudah dapat masuk ke tahap selanjutnya untuk instalasi Apache dan PHP.

Instalasi Apache dan PHP

1. Instalasi Apache

Jika anda sudah selesai mendownload versi Apache yang sudah disarankan pada bagian persiapan, maka anda dapat mengikut langkah dibawah ini untuk memasang apache di komputer anda.

  • File Apache yang sudah didownload akan berbentuk ZIP
  • Selanjutnya anda perlu membuat sebuah folder pada direktori lokaldisk (C:), dengan nama “Apache24”
  • Copy file Apache.zip yang sudah di download, lalu paste kedalam folder “Apache24” yang sudah di paste tadi
  • Extract file apache.zip yang sudah di download, ke dalam folder yang sudah tadi di buat
  • Pada saat selesai extract file apache.zip, maka anda perlu memastikan file yang sudah di extract berada didalam folder Apache24 yang dibuat di direktori localdisk (C:).
  • Seperti contoh gambar diatas, setelah di extract terdapat folder Apache24, lalu buka folder Apache24 dan blok semua file yang ada lalu cut semua file.
  • Lalu pindahkan ke dalam folder “Apache24” yang sudah dibuat paka direktori localdisk (C:)
  • Jika anda sudah memindahkan file Apache yang sudah di extract tadi, langkah selanjutnya membuka command prompt sebagai administrator
  • Selanjutnya anda perlu mengakses “C:\Apache24\Bin” melalui command prompt dengan mengikuti gambar dibawah ini.
  • Langkah selanjutnya anda perlu mengetik “httpd -k install” lalu tekan enter, untuk menginstall apache
  • Jika command prompt anda sudah muncul pesan seperti gambar dibawah ini, maka anda sudah berhasil meng-install apache. 
  • Langkah selanjutnya ketik “httpd -k start”, lalu tekan enter untuk mengaktifkan apache
  • Jika anda sudah melihat tampilan command prompt seperti gambar di atas maka anda sudah berhasil meng-install apache dan menjalankan apache di komputer atau server yang anda gunakan
  • Selanjutnya untuk memastikan apache sudah aktif dan ter-install dengan benar, ada dapat membuka browser lalu mengetik “localhost” pada kolom url dan menekan enter
  • Jika muncul pesan “it works” pada halaman browser anda, maka apache sudah di install dan berjalan pada komputer atau server yang anda gunakan.

2. Instalasi PHP

Jika anda sudah selesai mendownload versi PHP yang akan di pasang di komputer yang anda gunakan, maka anda dapat mengikuti langkah dibawah ini.

  • File sudah didownload akan berbentuk ZIP
  • Langkah selanjutnya anda perlu membuat folder dengan nama PHP pada direktori lokaldisk (C:)
  • Lalu copy file PHP.zip yang sudah didownload tadi, lalu paste kedalam folder PHP yang sudah dibuat pada direktori lokaldisc (C:)
  • Selanjutnya extract file zip tersebut didalam folder PHP yang sudah dibuat tadi
  • Pada tahap ini, sebenarnya anda sudah berhasil memasang PHP pada komputer atau server yang anda gunakan, tetapi untuk memastikan apakah versi PHP yang anda pasang sesuai dengan yang anda butuhkan
  • Anda dapat mengecek versi melalui command prompt, tetapi anda perlu masuk ke direktori PHP dulu agar dapat mengecek versi php seperti pada langkah instalasi Apache. Anda dapat mengakses folder PHP dengan command prompt dengan mengikuti langkah seperti di Apache.
  •  Atau ada cara yang lebih mudah, yaitu anda dapat membuka folder PHP, teken shift lalu klik kanan, maka anda akan melihat menu pilihan seperti gambar dibawah ini
  • Lalu pilih “Open command window here”, untuk langsung mengakses direktori PHP di command prompt
  • Langkah selanjutnya, anda dapat mengetik “php -v” lalu menekan enter untuk mengecek versi PHP
  • Jika muncul pesan berupa detail dari versi PHP yang anda pilih, seperti gambar dibawah ini

Selamat anda sudah berhasil melakukan instalasi Apache dan PHP pada server atau komputer yang anda gunakan. langkah selanjutnya adalah anda perlu melalukan konfigurasi pada Apache dan PHP agar Apache dapat mengenali bahasa pemrograman PHP yang anda pasang pada artikel selanjutnya.

Next Article :

  • Konfigurasi Apache dan PHP