Growth-Driven Design – Desain yang didorong oleh perkembangan

Situs web yang dirancang dengan baik dapat memberi Anda hasil yang lebih cepat.

Siapa yang tidak menyukai hasil yang lebih cepat dan lebih banyak penjualan? Jika Anda seperti kebanyakan bisnis, maka Anda selalu menemukan cara untuk meningkatkan skala bisnis Anda.

Cara yang bagus untuk meminimalkan risiko Anda saat mendorong hasil adalah dengan mengerjakan desain yang didorong oleh pertumbuhan untuk situs web Anda. Ini memungkinkan Anda untuk fokus pada data dan analisis audiens untuk membuat perubahan untuk kebutuhan pengunjung Anda.

Kamu akan menyelami lebih dalam apa yang dimaksud dengan growth-driven design (GDD), bersama dengan perbedaan antara desain situs web tradisional dan GDD, dan alat hebat untuk membantu Anda dalam perjalanan desain situs web Anda.

Pada artikel ini akan menjelaskan:
1. Apa itu GDD
2. Manfaat GDD
3. Perbedaan GDD
4. Metodologi GDD

1. Apa Itu Growth-Driven Design?

Growth-Driven Design (GDD) adalah pendekatan progresif untuk desain suatu website yang membantu mendorong hasil yang optimal sekaligus mengurangi masalah umum bagi pengunjung website mereka.

Growth-Driven Design (GDD) dioptimalkan untuk menghasilkan prospek. Prospek adalah peluang yang terjadi karena adanya usaha dalam memenuhi kebutuhannya dan juga untuk mendapatkan profit atau keuntungan. GDD juga dioptimalkan CRO nya agar pengunjung dapat berkonversi dengan mudah.

2. Manfaat Growth-Driven Design

Biaya Rendah

GDD bersifat iteratif, suatu website yang didorong oleh GDD dan akan selalu ditingkatkan dalam siklus terus-menerus selama satu atau dua minggu, sehingga dalam waktu yang singkat tersebut tidak akan dibutuhkan biaya yang cukup mahal.

Menghasilkan lebih banyak hasil

Karena fokus terhadap pengguna, peningkatan yang dilakukan di website tidak hanya didasarkan pada tim marketing perusahaan, tetapi sering kali pada data pengguna tentang bagaimana prospek terlibat dengan website.

Optimal berdasarkan data

Website yang didorong GDD berada dalam kondisi pengoptimalan yang berkelanjutan, untuk memberikan apa yang mereka cari, dan memberikan data jumlah pengunjung, dan pelanggan tertinggi.

Meningkatkan Conversion

Website anda memberikan apa yang mereka inginkan, membangun kepercayaan, dan mendorong konversi.

3. Perbedaan antara Growth-Driven Design dengan Traditional Web Design

Desain Website Tradisional

1. Beresiko Tinggi, Periode pembuatan 3-6 bulan, Anggaran diberikan di muka, Sering terlambat & melebihi anggaran
2. Hasil yang Tak Terduga, Dibangun Sepenuhnya berdasarkan asumsi, Diluncurkan & dibiarkan tidak dioptimalkan

Masalahnya, Web yang dibuat dalam 6 bulan menggunakan tebakan adalah cara yang berisiko untuk berkembang nya suatu website.

Growth-Driven Design 

1. Resiko rendah, Masa pembuatan 2-3 bulan, Anggaran disimpan untuk pengoptimalan, Meluncurkan tepat waktu dan sesuai anggaran, Waktu lebih cepat untuk menilai
2. Pengoptimalan, Validasi asumsi dengan cepat, Buat keputusan berdasarkan data, Fokuskan anggaran pada pengoptimalan

Solusi, Go-Live dengan cepat, mengesahkan asumsi dan gunakan sebagian besar anggaran untuk pengoptimalan.

4. Metodologi Growth-Driven Design

Metodologi Growth-Driven Design menggabungkan prinsip-prinsip lean dan Agile dalam proses desain web berbasis data yang sangat efektif.

Strategy

Tetapkan tujuan cerdas, pahami perilaku pengguna, selesaikan masalah desain, dan terhubung dengan pelanggan. Website yang sukses dimulai dengan strategi. Tujuan di tahap strategis adalah untuk mengembangkan pemahaman empatik tentang dunia audiens dan bagaimana website dapat memecahkan masalah di sepanjang perjalanan mereka di dalam website.

“Strategi yang jelas dan benar akan mendorong momentum untuk sebuah website sampai pada Production”

Kita harus memiliki strategi yang efektif sebelum memulai membuat sebuah project. Ini membantu membuat perencanaan dan penerapan GDD lebih mudah.

Praktik yang baik adalah memikirkan persona dan menggunakannya untuk membantu membentuk desain dan konten yang sesuai dengan masalah.

Data tersebut juga membantu melihat aspek mana dari website yang bekerja paling baik dan aspek mana yang dapat menggunakan pemutakhiran. Pemutakhiran adalah sebuah proses akhir dalam suatu kegiatan. Ini akan memandu pengembangan yang akan mencakup semua yang kita inginkan pada website.

Mulailah dengan berfiskusi bersama tim dan putuskan tujuan apa yang ingin dicapai untuk website, dan bagaimana proses yang akan diterapkan, apakah sudah memenuhi standard yang sudah ditentukan? Apakah hasilnya akan ter-maintain dengan baik nantinya? Semakin banyak informasi tentang tujuan hasil yang diinginkan, semakin banyak momentum yang akan dibangun oleh strategi kita ke depan.

Berikut adalah 4 strategi dalam membuat desain yang baik

UX Research

Dapatkan pemahaman empatik dari pengguna Anda untuk mengungkap tantangan mereka dan menjawab pertanyaan kritis.

Buyer Personas

Buyer Persona, juga dikenal sebagai “Marketing Persona”, adalah pelanggan ideal fiksi brand anda. Mereka adalah karakter yang mewakili pelanggan Anda berdasarkan riset pasar dan profil pelanggan

Jobs to be done

“Jobs to be done” adalah teori yang dapat digunakan untuk menjelaskan motivasi dan hasil yang diinginkan di balik alasan mengapa orang itu membeli produk kita.

Customer Journey Mapping

Customer Journey Mapping menguraikan apa yang akan dialami oleh persona, prospek, dan pelanggan Anda begitu mereka mengunjungi situs Anda. Bagaimana mereka berinteraksi dari titik kontak pertama hingga penjualan, dan bahkan setelahnya. Baik Anda menjual produk, perangkat lunak, layanan, atau penawaran lainnya, Customer Journey Mapping adalah alat yang efektif untuk memahami bagaimana prospek Anda berinteraksi dengan situs web Anda.

Itulah metodologi pertama dalam Growth-Driven Design dan langkah strategi yang bisa kita lakukan untuk membuat desain anda memiliki proses yang baik untuk meningkatkan bisnis anda, maka angka penjualan kamu bisa meningkat dengan jangkauan pelanggan yang lebih luas.

Kita menerapkan strategi tersebut dalam pembuatan bisnis anda, kami akan membantu anda membangun bisnis anda dengan dengan membawa proses yang baik yang telah terbukti pada banyak community menggunakan Growth-Driven Design

Perbaiki Website kamu sekarang juga!!

Custom-Website, Standard-Website, UI/UX Design

The Launch Pad

Tujuan Launch Pad adalah membangun website dengan cepat yang terlihat dan berkinerja lebih baik, tetapi bukan merupakan produk terakhir, karena akan terus mendapatkan improvement. Launch Pad adalah dasar dari mana kita mengumpulkan data pengguna real dan mengoptimalkannya.

Continuous Improvement

Dengan Launch Pad yang diterapkan dan mengumpulkan data pengguna dari strategy, kita dapat mulai mengidentifikasi tindakan selanjutnya yang dapat diambil untuk mengembangkan lagi website atau bisnis kita.

Website yang bagus tidak dibangun hanya dengan 1 malam saja. Performa yang optimal dating melalui pengoptimalan yang berdasarkan data, berdasarkan hasil menganalisa kemungkinan-kemungkinan yang berdampak buruk bagi Kesehatan performa website. Pembuatan website tradisional yaitu “publish dan biarkan begitu saja” tidak akan pernah bisa naik ke tingkat website yang memiliki kinerja Growth-Driven Design, karena penyempurnaan adalah salah satu kunci pencapaian kesuksesan sebuah website, penyempurnaan ini lah yang kita sebut Continuous Improvement.

Terdapat 4 siklus sprint dalam Continuous Improvement:

  1. Plan, Setiap rencana dimulai dengan fokus yang ingin ditingkatkan. Ide berdampak tinggi untuk mencapai sasaran utama yang diprioritaskan ke dalam sprint build.
  2. Develop, Sekarang saatnya untuk membangun tindakan brainstorming dalam langkah perencanaan. 
  3. Learn, Bagian penting dari pengoptimalan adalah meninjau eksperimen dan menganalisis data untuk mengetahui lebih dalam tentang audiens Anda. Mempelajari apa yang berhasil (dan apa yang tidak berhasil) akan membantu menginformasikan ide-ide yang dihasilkan dalam langkah perencanaan siklus sprint berikutnya.
  4. Transfer, Setelah mengetahui tentang audiens, inilah saatnya untuk membagikan bagian lain dari perusahaan; pemasaran, penjualan, layanan, dll. ini membantu tim pengembang lebih memahami cara melakukan penyesuaian untuk mencapai hasil puncak yang diinginkan.

Kembangkan Desain Bisnis Anda Bersama Kami

Kami telah bersertifikasi, kami memahami bagaimana desain bekerja untuk pelanggan dalam meningkatkan intensitas sebuah brand dalam marketing website.

5. Kesimpulan

Growth Driven Design (GDD) adalah cara tangkas untuk mengembangkan atau mendesain ulang dan memelihara situs web secara bertahap. Ini tentang membuat terus menerus, adaptasi, dan peningkatan pada website berdasarkan data membuat setiap elemen website anda sempurna dan kemudian membiarkannya berjalan selama beberapa tahun.

Mengembangkan situs web tradisional akan membuat audiens anda terhenti karena durasi yang lama diperlukan untuk pengembangannya. Selama periode ini, kita tidak dapat menarik atau mengonversi prospek. Juga, setelah menghabiskan begitu banyak waktu untuk pengembanganya, menjadi sulit untuk membuat perubahan besar tanpa memakan waktu. kita tidak dapat merespon dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan bisnis dan permintaan pelanggan.

Dengan Growth-Driven Design adalah investasi yang bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan secara bertahap dengan tanpa memakan waktu lama. Website yang diluncurkan tepat waktu dan sesuai anggaran serta akan terus ditingkatkan sehingga kita dapat membuat website yang tidak hanya sekedar sebagai Company Profile, namun juga sebagai alat untuk tim pemasaran memasarkan produk yang kita jual agar lebih efektif dengan media Digital.